Rabu, 02 Desember 2009

WORD OF MOUTH OF MARKETING





WORD OF MOUTH MARKETING

“ How Smart Companies Get People Talking “

Oleh :

Ahyar Suhendar

MANAJEMEN UPI 2007

Tahun 1986 saya memulai bisnis menjual personal computer, jaman ketika harddisk 10 Megabite masih barang mewah dan harganya selangit. Komputer adalah barang yang tidak umum, hanya orang tertentu mau beli. Bisnis berjalan cukup sukses tanpa promosi dan iklan sama sekali. Satu satunya sebab adalah karena pembeli yang puas memberitahu temannya untuk beli di toko saya. Word of mouth marketing, hampir selalu menjadi kunci sukses bisnis kecil apapun. Toko roti yang enak, nasi pecel, soto ayam, toko kamera digital, semuanya menjadi sukses karena „getok tular“, marketing dari mulut kemulut, oleh pembeli yang sangat puas terhadap produk atau servis anda.

Word of mouth marketing adalah buku yang menarik, ringan untuk dibaca sehari habis, ditulis oleh CEO dari Word of Mouth Marketing Association, dan isinya sangat sarat dengan saran2 praktis yang bisa langsung dipakai dalam bisnis kita. Forwardnya ditulis oleh Seth Godin, penulis purple cow dan sejumlah buku laris lainnya. Afterwordnya ditulis oleh Guy Kawasaki, penulis The Art of The Start yang saya sukai. Buku ini bisa digabung dengan konsep buku „Made To Stick“, yang ditulis oleh Chip Heath & Dan Heath, untuk menjadi senjata ampuh perusahaan mempromosikan produknya.

Semua orang suka berbicara, gossip adalah kenikmatan, ngrumpi adalah kebiasaan, orang2 menceritakan produk yang disukainya, menyarankan temannya membeli ditoko yang dianggapnya hebat. Definisi Word of Mouth Marketing adalah tindakan yang dapat memberikan alasan supaya semua orang lebih mudah dan lebih suka membicarakan produk anda. Kata Seth Godin jadilah purple cow, sapi ungu, artinya menjadi „remarkable = worth remarking on, worth saying about“, mempunyai nilai untuk dibicarakan oleh orang lain.

Sebuah survey dari Verde Group menghasilkan pembuktian yang menarik, ternyata orang yang mendengar dari orang lain tentang keburukan produk atau service dari sebuah perusahaan akan lebih tidak mau membeli dari perusahaan itu dari pada orang yang telah mengalami sendiri keburukan itu. Artinya cerita orang lain sering mempunyai dapak luar biasa yang bahkan lebih besar daripada mengalaminya sendiri.

Word of Mouth bukan hanya „blog“ atau „review“ saja, hanya 20% saja dari WOM komunikasi terjadi online, 80% adalah pembicaraan antara pelanggan ke pelanggan yang terjadi sehari hari. Pertemuan sosial, telpon, SMS ataupun pembicaraan dikantor. Secara alamiah, sebuah service dan produk yang sangat baik akan menimbulkan „organik“ word of mouth. Sacara natural orang akan merekomendasikan anda bila anda bagus.

Tetapi marketing membutuhkan lebih dari itu. Perusahaan punya tugas untuk menimbulkan „amplified“ word of mouth marketing. Sebuah tidakan yang memang dilakukan untuk memperbesar efek WOM ini. Baik dengan iklan yang bagus, promosi yang tepat, game on line yang memikat, publikasi di koran ataupun event yang akan dibicarakan orang secara terus menerus.

Ada 4 hal yang mesti diawasi untuk membuat orang lain mau membicarakan produk anda. Pertama, jadilah sebuah perusahaan yang menarik atau ciptakan produk yang menarik. Orang tidak akan membicarakan hal yang umum dan menjemukan, tetapi akan suka menceritakan sesuatu yang menarik dan berbeda. Kedua, perusahaan harus mampu membuat pelanggannya bahagia. Pada ulang tahun ke 100 Harley Davidson, beratus orang berkendaraan bersama untuk memperingati kejadian besar itu, dan acara ini membuat semua orang bahagia. Ketiga, kita harus mendapatkan kepercayaan dan rasa hormat dari pelanggan kita. Tanpa adanya kepercayaan, orang enggan merekomendasikan anda karena ini akan membahayakan citra harga dirinya. Keempat, kita harus membuat hal itu mudah buat orang lain untuk membicarakan produk kita. Tahun 1996 Apple computer menawarkan produk komputer dengan warna merah oranye kuning ungu, semua orang ingin membicarakannya.

Internet membuat WOM menjadi lebih mudah dan mengalir, buku yang bagus akan direview bagus oleh semua orang di internet, yang akan membuat pembaca lain membeli. Kita tidak lagi percaya pada iklan dan promosi, tapi kita percaya pada orang lain yang mempunyai kesamaan dengan kita sebagai pelanggan. Harus ada kejujuran disana, karena sebuah penipuan akan menimbulkan kebencian massa dan berdampak negatip ganda. Suka atau tidak, orang akan membicarakan produk anda dan perusahaan anda, jadi lebih baik kita memperbaiki produk dan citra kita dengan jujur sehingga WOM akan menguntungkan diri kita.

Ada 5 elemen penting dalam WOM marketing. Yang pertama kita harus tahu siapa „Talkers“ atau pembicara yang dapat menjadi teman atau duta dari produk kita. Siapa mereka, apa kebiasaan mereka, dan apa yang menarik dari kacamatanya. Kedua, „Topics“, atau perihal apa yang dapat mereka bicarakan tentang anda? Harga murah, service bagus, TV ditaxi anda, kemudahan Valet parking gratis? Apa yang mudah dibicarakan oleh orang lain tentang perusahaan anda. Ketiga „Tools“ atau alat apa yang dapat kita berikan. Website game yang diciptakan untuk orang2 bermain, contoh produk gratis, postcards, emails lucu, apa saja alat yang bisa membuat orang mudah membicarakan atau menularkan produk anda kepada temannya.

Elemen keempat adalah „Taking Part“ atau partisipasi perusahaan. Misalkan kita memberi hadiah dalam lomba foto dengan memakai handphone merek tertentu dalam lomba foto keindahan alam. Ataupun kemauan perusahaan untuk menjawab pertanyaan di websitenya. Kita harus turut berpartisipasi dalam pembicaraan ini, karena kita bisa mengarahkannya pada hal yang lebih positip. Kelima adalah „Tracking“, atau pengawasan akan hasil WOM marketing kita, dan dengan melihat hasil dan penyesuaian, kita dapat membuat kegiatan ini lebih sukses lagi dimasa mendatang.

Ada banyak contoh dan saran saran praktis yang tersebar diseluruh buku dan mudah sekali untuk dipetik dan diaplikasikan dalam bisnis kita. Contoh menarik yang mungkin dapat kita tiru dan ubah supaya cocok dengan bisnis kita. Hotel baru The Wynn Las Vegas memberikan kamar gratis kepada sopir sopir taxi di Las Vegas untuk mempromosikan hotelnya. Zappo, penjual sepatu wanita terkenal, memberikan jaminan uang kembali selama setahun sejak tanggal pembelian. Hal yang tidak terduga membuat kita merasa nyaman untuk diceritakan pada orang lain.

Ada tiga alasan orang mau membicarakan produk atau perusahaan anda. Mereka menyukai anda atau produk anda, mereka merasa senang dan bangga dapat merekomendasikan anda, dan setelah merekomendasikannya mereka merasa menjadi satu bagian dari sebuah keluarga besar pemakai produk yang sama. WOM yang sukses harus memenuhi ketiga hal ini.

Berhati hatilah dengan hadiah uang untuk membuat klien mau membicarakan produk anda, karena secara umum ini akan membuat orang merasa negatip dan tidak mempunyai harga diri lagi. Hindari hadiah langsung, berikan kemudahan atau sebuah akses khusus, atapu pengalaman unik melihat pabrik anda, atau hal2 positip lain yang mengesankan.

Jumat, 13 November 2009

12 CS NEW WAVE MARKETING

THE YOUTH MARKETERS

The 12 Cs of New Wave Marketing
________________________________________



ERA New Wave Marketing memang sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi. Perkembangan peradaban manusia berjalan seiring dengan perkembangan teknologi. Dalam berbagai literatur seperti dalam The 8th Habit: From Effectiveness to Greatness karya Stephen Covey, A Whole New Mind karya Daniel Pink, dan The Rise of the Creative Class karya Richard Florida, bisa disimpulkan bahwa sebenarnya ada lima tahap perkembangan peradaban manusia.

Awalnya, untuk memenuhi kebutuhan dasarnya, manusia berperan sebagai pemburu binatang atau pengumpul tumbuh-tumbuhan. Karena itu mereka hidup berpindah-pindah alias nomaden, tergantung ada di mana hewan buruannya itu atau di mana tumbuh-tumbuhan yang bisa dimakan. Di tahap ini manusia hanya mengenal teknologi yang sangat primitif seperti tombak, panah, pisau, dan sebagainya, yang dipakai untuk aktivitasnya tadi.

Kemudian, di tahap kedua, manusia mulai menetap dan bercocok tanam. Manusia sudah mengenal sistem pengairan dan cara membiakkan hewan ternak. Manusia sudah mampu mengolah lahan agar bisa subur untuk bercocok tanam. Pekerjaan manusia yang dominan di sini adalah bertani. Sampai pada masa inilah yang dikenal sebagai Era Agrikultural. Era agrikultural ini berlangsung kira-kira sampai pertengahan abad ke-19.


Di tahap ketiga perkembangan peradabannya, mulai tumbuh berbagai industri dengan mesin-mesinnya. Revolusi industri yang dipelopori oleh penemuan mesin uap oleh James Watt pada pertengahan abad ke-18 menandai hal ini. Pada Era Industrial inilah orang mulai banyak yang bekerja di pabrik. Orang juga mulai sering bepergian jauh setelah dibangunnya kapal yang modern dan juga diciptakannya pesawat udara. Era Industrial ini berlangsung kira-kira sejak pertengahan abad ke-18 sampai pertengahan abad ke-20.

Kemudian di tahap selanjutnya, mulai tumbuh adanya kebutuhan yang berbasis jasa (service-based) dan pengetahuan (knowledge-based). Karena itulah muncul berbagai bidang pekerjaan yang berhubungan dengan hal tersebut. Di bidang jasa tumbuh sektor perbankan untuk mendukung industri manufaktur dan juga bisnis penginapan/hotel untuk memenuhi kebutuhan orang yang mulai sering bepergian.

Setelah itu, pada dasawarsa 1980-an, bidang teknologi informasi mulai berkembang pesat yang ditandai dengan kehadiran personal computer (PC). Kehadiran PC ini membuat pengetahuan berkembang dengan sangat pesat karena PC memudahkan orang untuk mengakses informasi. Perkembangan peradaban manusia yang ditandai oleh lahirnya sektor jasa dan teknologi informasi inilah yang disebut sebagai Era Informasi, yang berlangsung dari pertengahan abad ke-20 sampai awal abad ke-21.

Dan saat ini, manusia mulai memasuki tahap perkembangan peradaban yang kelima, yaitu sebagai pekerja kreatif (creative worker). Akumulasi pengetahuan (reservoir of knowledge) yang sebelumnya sudah didapat pada Era Informasi menjadikan orang mampu melahirkan kebijakan (wisdom) untuk menciptakan berbagai hal yang jauh lebih kreatif. Era inilah yang merupakan eranya New Wave.



Jika sebelumnya kehadiran teknologi mendorong produktivitas (technology driving productivity), maka pada era New Wave ini teknologi yang ada mendorong lahirnya kreativitas (technology driving creativity). Perbedaannya dengan pada Era Informasi, teknologi pada Era New Wave mendorong tumbuhnya partisipasi. Semakin banyak orang yang bisa ter-connect satu sama lain untuk berpartisipasi, untuk belajar, dan untuk menciptakan sesuatu.

Seperti yang dikatakan Scott McNealy, Chairman Sun Microsystems, di Era Informasi alias Era Legacy Marketing, yang akan menguasai pasar adalah mereka yang mampu mengendalikan proses penciptaan dan pendistribusian informasi. Sementara di Era Partisipasi alias Era New Wave Marketing, yang penting adalah akses. Akses ini memungkinkan terciptanya value secara bersama melalui jaringan orang yang saling berbagi, berinteraksi, dan menyelesaikan masalah.

Karena itulah, elemen-elemen marketing yang selama ini kita kenal dalam Legacy Marketing juga harus mengalami penyesuaian. Sekadar mengingatkan, dalam Legacy Marketing dikenal Sembilan Elemen Marketing yang terdiri dari Segmentation, Targeting, Positioning, Differentiation, Marketing-Mix (Product, Price, Place, Promotion), Selling, Brand, Service, dan Process.

Nah, dalam New Wave Marketing, elemen-elemen tersebut menjadi apa yang saya sebut sebagai “The 12 Cs of New Wave Marketing”. Kedua belas C ini adalah Communitization, Confirming, Clarifying, Coding, Crowd-Combo (Co-Creation, Currency, Communal Activation, Conversation), Commercialization, Character, Caring, dan Collaboration.

Kamis, 05 November 2009

UTS teori pengambilan keputusan

UTS TEORI PENGAMBILAN KEPUTUSAN
PROGRAM STUDI MANAJEMEN 2009
DOSEN : Rofi Rofaida S.IP.MM

UJIAN TENGAH SEMESTER TAHUN 2009

TEORI PENGAMBILAN KEPUTUSAN

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hari/tanggal : Senin, 2 NOVEMBER 2009

Sifat Ujian : Take home test

BAGIAN A

1. Mengapa pengambilan keputusan merupakan proses yang sangat sulit?? Bagaimana Teori Pengambilan Keputusan dapat menjadi solusi terhadap permasalahan tersebut?(SKOR 15)

2. Pengambilan keputusan adalah proses yang selalu dan harus dilakukan oleh setiap individu baik keputusan pribadi atau keputusan yang memberikan side effect terhadap pihak lain (perusahaan atau organisasi). Pengambilan keputusan yang dilakukan lebih banyak bersifat environmental pulled decision making daripada achievement pulled decision making. Menurut anda mengapa hal tersebut terjadi? Bedakan karakteristik kedua jenis pengambilan keputusan ini didasarkan pada proses/alur pengambilan keputusannya! (SKOR 15)

BAGIAN B

1. Perusahaan Telekomunikasi “XECELINDO” memiliki rencana untuk memberikan fasilitas berupa mobil dinas kepada karyawan level manager pada seluruh kantor cabang di Indonesia. Terdapat 4 pilihan yaitu : HONDA, TOYOTA, MITSUBISHI, DAN SUZUKI. Pemilihan didasarkan pada : tingkat harga, kualitas, perawatan, purna jual, dan model. Gunakan AHP untuk menentukan merk yang akan dipilih! (SKOR 35)

2. PEPSI COLA COMPANY harus memilih salah satu dari tiga pilihan produk yaitu NEW PEPSI COLA, ZERO PEPSI COLA, dan TEENAGER PEPSI COLA yang akan diluncurkan pada awal tahun 2010. Hasil observasi menunjukkan bahwa :

a) NEW PEPSI COLA bebas resiko, jika diluncurkan perusahaan akan memperoleh keuntungan 1 Milyar dollar

b) ZERO PEPSI COLA sedikit beresiko. Jika penjualan tinggi perusahaan akan memperoleh keuntungan 8 milyar dollar, jika penjualan sedang keuntungan 4 milyar dollar, jika penjualan rendah perusahaan hanya mampu menutupi biaya produksi saja. Peluang dari kemungkinan tingkat penjualan adalah :

P(penjualan tinggi) = 0,5

P(penjualan sedang) = 0,12

P(penjualan rendah) = 0,38

c) TEENAGER PEPSI COLA merupakan produk beresiko. Saat ini perusahaan dihadapkan pada masalah yaitu terjadinya kerusakan pada mesin produksi TEENAGER PEPSI COLA. Teknisi menyatakan bahwa kerusakan tersebut dapat diperbaiki, namun terdapat kemungkinan kecil (yaitu 5%) bahwa perbaikan tersebut akan memakan waktu lama dan menyebabkan delay/keterlambatan dalam peluncuran produk. Isu lain yang muncul adalah berkaitan dengan penetapan harga. Terdapat dua pilihan harga yaitu harga tinggi atau rendah. Harga tersebut tidak boleh ditetapkan sampai produk selesai dibuat dan siap diluncurkan. Setelah diluncurkan perusahaan dihadapkan pada 3 kemungkinan tingkat penjualan yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Peluang dari berbagai kemungkinan di atas dapat dilihat pada table di bawah ini .

Skenario

Harga

Penjualan tinggi

Penjualan sedang

Penjualan rendah

Peluang

Keuntungan (milyar dollar)

Peluang

Keuntungan

(milyar dollar)

Peluang

Keuntungan (milyar dollar)

Delay

Tinggi

0,2

5

0,2

3

0,6

-0,5

Rendah

0,5

3,5

0,2

2,5

0,3

1

NoDelay

Tinggi

0,4

8

0,2

4

0,4

0

rendah

0,5

4,5

0,2

3,5

0,3

1,5

Gunakan Decision Tree untuk menentukan produk mana yang akan diluncurkan pada awal tahun 2010, jelaskan argumentasi anda! (SKOR 35)

CATATAN :

LEMBAR JAWABAN DAN TUGAS DIKUMPULKAN PADA :

HARI : KAMIS,13 NOVEMBER 2009

PUKUL : 10.00

TEMPAT : PROGRAM STUDI MANAJEMEN

BAGI MAHASISWA YANG TIDAK MENGUMPULKAN PADA WAKTU YANG TELAH DITENTUKAN DIANGGAP TIDAK MENGIKUTI UTS.